Rabu, 17 Mei 2017

Puisi Hati




HATI-HATI HATI
Oleh : Fuadi

Padamu ada hati
Berhati-hati menjaga hati
Ada yang mencari hati
Ada yang mencuri hati

Hati-hati bertindak
Hatimu ada tidak?
Tidak ada hatimu?
Ada hatimu di hatiku

Hatiku milik-Nya
Hatimu milikku
Hatiku hatimu milik-Nya
Milik-Nya segala hati

Hati-hati menempatkan hati
Hatiku bukan tempat segala hati
Hanya untuk satu hati
Sampai mati hati

Pekanbaru, 10/12/2016
Selanjutnya »

Sabtu, 13 Mei 2017

Disisa Usia





DISISA USIA
Oleh : Fuadi

Lelaki itu menghitung uban yang menempel disisirnya
satu, dua, tiga dan pada hitungan yang ke lima
langit mendung di hatinya
jatuhlah hujan di matanya

Ia ingat Tuhan,
isterinya,
anaknya,
kamu,  
dan semua yang telah dicampakkannya  
bergelantungan di kelopak matanya  

Di dada langit ia tuliskan :
“Aku ingin pulang
memeluk Tuhan, istri dan anakku,
sampai usia menutup hariku”

Di senja merona
irama azan menggema
sembap matanya


Pekanbaru, 16/12/2016
Selanjutnya »

Sabtu, 06 Mei 2017

Di Pantai





DI PANTAI
Oleh : Fuadi


Sepasang ambai-ambai
bermain riang di pantai
berlari lincah kian kemari
ombak datang sigap diri ke liang

Anak-anak pantai
memecah gulungan ombak
melatih kesigapan diri
kelak datang waktu mengajak

Seorang ibu muda
Membelai-belai perutnya membuncit
melambai-lambai ceria seketika
mendapati imam tak kurang suatu apa 

Sepasang muda-mudi
di hari nan bahagia
mengabadikan sunset di senjakala
sebelum magrib tiba

Sedang aku
menikmati belaian sepoi angin di pantai landai
melihat laut berombak teratur berdebur
teringat aku kebesaran-Mu.

Pekanbaru, 25/11/2016


Selanjutnya »

Rabu, 03 Mei 2017

Risalah Rasulullah Salallahu 'Alaihi Wa Sallam





RISALAH RASULULLAH SALALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM 
Oleh : Fuadi

571 Masehi, di tahun tentara bergajah kalah
di Mekkah, oleh rasa angkuh dan nafsu serakah
dibom atom Ababil
lahirlah Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wa Sallam sebagai yatim
dari ayah Abdullah tersayang
dan Aminah, ibu yang terpandang

Kehadirannya
dikabarkan Kitab-Kitab
sebelum Ia dilahirkan

Allah memujinya
Penduduk langit dan bumi bershalawat kepadanya

Di lembah Bani Sa’ad
di bawah asuhan Halimah
dan saudara sepersusuannya
dalam suasana asri dan selimir angin lembah
Jibril sucikan hatinya

Genap enam tahun usia
sang Ibu dipanggil Yang Maha Kuasa
yatim piatulah ia
begitu nasib dilaluinya

Adalah sang kakek Abdul Muthalib penyelamatnya
diasuh dan disayang melebihi anak-anaknya
ketika ajal akan menjemput
hak asuh diserahkan kepada Abu Thalib pamannya

Allah memujinya
Penduduk langit dan bumi bershalawat kepadanya

Usia delapan tahun sudah dijalani
dibimbing paman yang sangat mengasihi
Ia tumbuh menjadi remaja-dewasa
perilakunya sangat terjaga

Ia jalani hidup layaknya manusia biasa
jadi penggembala kambing
berniaga menjelajah negeri
Al-Amin gelarnya kini

Allah memujinya
Penduduk langit dan bumi bershalawat kepadanya
Atas restu paman tercinta Ia sunting Khadijah
wanita terpandang lagi mulia
dengan mas kawin dua puluh ekor unta muda
cinta kasih berpaut tak memandang usia

Ia adalah wanita;
ahli surga
ibu dari enam orang anaknya,
menjadi saksi kenabiannya,
membantu perjuangannya dalam suka dan duka,
mengorbankan apa saja demi tegaknya cahaya Islam

Allah memujinya
Penduduk langit dan bumi bershalawat kepadanya

Tiga belas tahun di Mekkah
Ia serukan kalimat tauhid
memupuk rasa persaudaraan
mengukuhkan persatuan

Segala aral,
ejekan, cemoohan,
bujuk rayu, juga pembunuhan,
Ia lewati dengan tabah, pantang menyerah

Sangat dahsyat rintangan kala itu
Harus dicari cara yang jitu
Menyelamatkan umat
Berhijrah, menghindarkan pertumpahan darah

Allah memujinya
Penduduk langit dan bumi bershalawat kepadanya

Madinah kota tujuan
membangun peradaban
mempersatukan kaum Anshar dan Muhajirin
di bawah panji Islam

Membangun ekonomi, politik
menyusun strategi perang,
melakukan perundingan,
untuk kemashlatan umat

Jadilah Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wa Sallam raja
raja tak bermahkota, tanpa istana
tidur berbantalkan tangan
di atas daun kurma 
Dialah kekasih Allah
Dialah Uswatun Hasanah
Dialah Rahmatalil Alamin
seluruh hidupnya untuk ummat

Sampai ajal ditenggorokan
yang Dia ingat “Ummati, Ummati, Ummati”
Ia tinggalkan Islam dalam cahaya kemenangan
terang benderang keseluruh penjuru bumi.

Allah memujinya
Penduduk langit dan bumi bershalawat kepadanya

Pekanbaru, 12/12/2016



Selanjutnya »