Selasa, 12 Maret 2013

Pantun Hidup Berkah




Hai sobatku sekalian, jumpa lagi kita dalam pantun. 

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a). Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.

Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak. Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Pantun 

Baik untuk anda yang senang dengan pantun mari meluncur ke TKP 


Hidup Berkah 
Oleh: Buana Senja/Fuadi

Buah rambutan di depan rumah
Manis rasanya dimakan ditepi sawah 
Walau hidup sekarang susah
Berusahalah terus dan jangan menyerah

Ramai jalanan di kala siang 
Banyak motor berlalu lalang 
Hidup miskin jangan di kenang
Lebih baik bersenang-senang

Jalan-jalan ke kota Paris 
Banyak rumah berbaris-baris
Dalam hidup jangan pesimis
Orang pesimis rezekinya miris 

Beli sepatu di kaki lima 
Agar dapat yang lebih murah
Walau hidup sederhana 
Yang penting rezekinya berkah 

Susah dan senang silih berganti 
Usah disesali yang telah terjadi 
Berdoa dan berusaha setiap hari 
Semoga Allah meridhai 

Sambutlah pagi dengan hati nan suci 
Lalu berdoa pada Illahi 
Hidup ini terasa indah sekali 
Kalau diserahkan pada Sang Pemberi Rezeki 

Kalau banyak uang berzakatlah
Kalau sedikit uang berinfaklah
Ikuti perintah Allah 
Supaya hidup menjadi berkah 

Kalau tidak ada uang berusahalah
Sebab hidup adalah berjuang
Jangan putus asa dan menyerah 
Agar Tuhan selalu sayang

Demikian, moga bermanfaat 

Pantun di atas juga terdapat dalam buku antologi "Mutiara Pantun" yang diterbitkan oleh Goresan Pena Publishing. Bagi yang berminat silahkan dikontak langsung penerbitnya. 

Baca juga : Pantun Cita-cita dan Pengabdian



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tambah sahabat dengan komentar, No Spam