Tampilkan postingan dengan label Anak Muda Milenial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak Muda Milenial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2019

Badut Bapakku





Puisi satir atau puisi sindiran, boleh disimak seperti puisi di bawah ini punya saya. Semoga bermanfaat, salam bahagia. 

BADUT BAPAKKU

Koarku terkapar di lantai kehormatan
Tertusuk tunjuk
Terluka dadaku
Terluka dadamu

Masih terkapar aku
Memandang badut yang tak lucu
Meludahi wajah bapakku
Bapakku tak lagi punya kehormatan

Badut tak lucu itu kini terhormat
Dari badut bapakku
Berperut buncit
Berkata sekenanya tak beretika
Tak berperih

Badut tak lucu
Dengan kostum bintang fantasi
Menghibur kanak-kanak
Menghibur bapakku dan badutnya

Lama-lama dekat bapak
Aku bisa terpapar
Badut bapakku
Itu sungguh tak lucu


SAD, 280518



Selanjutnya »

Selasa, 21 Februari 2017

Puisi Tentang Malam Minggu

Ilustrasi dari Internet

Malam minggu adalah malam yang ditunggu-tunggu oleh sebagian anak muda sekarang. Malam minggu dijadikan sebagai malam untuk berbagi cerita. Banyak alasan untuk itu seperti halnya karena besoknya minggu adalah libur sekolah atau libur dari rutinitas perkantoran bagi yang sudah bekerja. 

Bagi yang punya pacar malam minggu dijadikan malam untuk bertemu sekadar melepas rasa rindu dan sebagainya. Malam minggu juga dijadikan sebagian kalangan untuk menemukan jodoh, misalnya. 

Tetapi apapun alasannya pacaran dalam Islam tidaklah dibolehkan. Mencari jodoh dalam Islam bukan melalui pacaran. Orang Islam percaya jodoh di tangan Tuhan, jadi tak perlu repot-repot bermalam minggu menghabiskan waktu untuk mencari jodoh. Kalau sudah tiba waktunya pasti akan bertemu jua. 

Seperti yang dikisahkan puisi di bawah ini. Selamat menikmati, semoga bermanfaat. 

DARI MINGGU KE MINGGU
Oleh : Fuadi

Malam minggu pertama 
engkau pergi dengan kekasihmu
pulang membawa sekeranjang cinta 
tersemat di dalam dada
Malam minggu ke dua
bersama kekasih barumu
mengulur-ulur waktu 
menggambar langit dan lautan biru
Malam minggu ke tiga 
terbuka sedikit cela 
hati dipenuhi tanda tanya
tentang arjuna maha sempurna
Malam minggu ke empat
bulan tawar menawar 
tak sadar diri terperangkap
dalam buaian rayuan menyekap
Malam minggu ini 
engkau mulai merasa asing
ditinggalkan Tuhan 
dalam kurung penyesalan
Dari minggu ke minggu
aku masih setia di sini 
menunggu kekasihku
yang diberkahi Tuhanku

Pucuk, 040217
Selanjutnya »