Rabu, 25 Juli 2012

Mari Menulis




Menulis adalah perbuatan yang mulia. Dengan menulis kita bebas mengekpresikan diri kita lewat tulisan. Menulis tidak mengenal bawahan, atasan bahkan kata pensiun. Menulislah tentang apa saja, asal jangan engkau jadikan kepandaian menulis mengenai hal-hal yang tidak berguna, misal menulis yang berbau porno. Itu hanya akan membawamu ke jalan yang tidak benar. Tidak saja merugikan diri sipenulis tetapi juga akan membuat si pembaca berdosa.

Beberapa manfaat dari menulis :

1.
2.
3.
4. 
Membuka alam pikiran, ide-ide  
Menambah wawasan
Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan
Dsb

Dengan menulis hari anda akan lebih bermanfaat. Menulis yang paling sederhana adalah menulis di buku diary. Eit tunggu dulu!, jangan sepelekan diary. Dari menulis diary seseorang bisa menjadi penulis terkenal. Kok bisa? Seseorang yang terbiasa menulis di diary, maka lama kelamaan tulisannya terkumpul. Bentuk tulisan dalam diary ini bisa berupa puisi atau cerpen. Tinggal dikirim ke koran-koran atau majalah. Kalau beruntung puisi atau cerpenmu dimuat, namamu akan dilihat di seantero dunia dan kamu dapat honor (tulisanmu menjadi duit).

Macam-macam penulisan
Berikut ini adalah beberapa dari bentuk penulisan :

1.
2.
3.
 
Opini  
Cerpen / Puisi
Buku


Menulis Opini
Opini adalah pendapat seseorang tentang sesuatu masalah yang sedang hangat dibicarakan dimasyarakat. Opini yang bagus disertai dengan argumen dan deskripsi mengenai fakta yang sedang terjadi, digambarkan dengan jelas padat dan singkat.

Menulis Cerpen / Puisi
Kedua jenis tulisan ini sama-sama mengolah kata-kata. Seorang cerpenis yang sudah mahir bisa membuat pembacanya tidak bosan membaca tulisannya. Membuat sebuah cerpen atau puisi berhubungan dengan otak kanan. Kalau anda senang menulis berarti anda tengah melatih peranan otak kanan anda yang pada akhirnya melahirkan ide-ide cemerlang.

Demikian juga dengan menulis puisi. Puisi bisa lahir dari apa yang kita alami, kita lihat, dan apa yang kita rasakan. Seorang penulis puisi bagaikan kata-kata berjalan atau kamus kata-kata. Dia mempunyai kata-kata indah, segar dan enak didengar.

Menulis Buku
Dari semua bentuk penulisan, menulis bukulah yang paling sulit. Itu kesimpulan ane bro. Karena menulis sebuah buku diperlukan ide-ide kreatif,  disamping daftar kepustakaan, juga bahasa yang digunakan agar sipembaca kelak tidak bosan membacanya. Tapi disinilah tantangannya. Seorang yang sudah biasa menulis cerpen atau novel misalnya, akan tertantang untuk menerbitkan sebuah buku. Buku adalah tolak ukur kepiawaian seorang penulis. Karena seorang penulis akan ditanya sudah berapa buku yang diterbitkan oleh tangan ajaibnya, bukan berapa kali ia sudah memenangi lomba tulis-menulis.

Nah saudaraku yang masih awam seperti diriku yuk mulai menulis, menjangkau cakrawala, menuangkan ide-idemu dengan merdeka, moga menjadi ibadah.

Salam, semoga bermanfaat.
  
Selanjutnya »

Minggu, 22 Juli 2012

Lomba Cerita Hari Anak Nasional



LOMBA CERITA HARI ANAK NASIONAL 2012
DL: 31 Agustus 2012

Tema: "Aku Melawan Korupsi"

*15 Tulisan Nominator Dibukukan Cetak Nasional

Tujuan:
Akhir-akhir ini sangat menyentak kesadaran kita mengenai fenomena maraknya terungkap kasus korupsi yang melibatkan elit-elit politik, dan lebih mirisnya yang terjerat hukum gara-gara korupsi itu adalah para pemimpin yang seharusnya mereka adalah panutan bagi bangsa ini. Hal ini sangat terkait dengan minimnya pendidikan "bahaya korupsi" dan dampaknya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di bangku sekolah. Sekarang ini sudah ada pendekatan "melawan" korupsi yang dikenalkan pada anak-anak sekolah dasar dan menengah pertama.

Untuk menunjang program pemerintah mengenai pendidikan antikorupsi sejak dini, kami merasa terpanggil untuk membuat lomba cerita anak yang bertemakan tentang korupsi, bagaimana anak-anak dengan kepolosan dan kejujuran mereka bisa menjadi "alarm" dan pencegahan untuk menghindari tindakan korupsi sekecil apapun itu. Dengan cerita-cerita ini, pesan "melawan" korupsi akan lebih mudah dicerna dan dipahami oleh anak-anak usia SD dan SMP. Sehingga anak-anak bisa menyerap nilai-nilai kejujuran, moral dan agama dari cerita-cerita tersebut.

Kriteria Cerita:
  1. Cerita seputar dunia anak-anak yang berkaitan dengan semangat "melawan korupsi" yang bisa ditumbuhkan sejak usia dini. Tema ini bisa dijadikan menjadi topik-topik sederhana bagaimana seorang anak yang jujur mengembalikan milik orang lain, tidak mengambil punya orang lain, tidak menipu, berbohong dan menanamkan jiwa disiplin supaya tidak sering malas sekolah atau ogah-ogahan menyelesaikan tugas (korupsi waktu), dan cerita-cerita lain yang ada hubungannya dengan "korupsi" dalam lingkup yang lebih luas di dunia anak-anak.
  2. Cerita anak ini berisi tentang pesan-pesan moral, kejujuran, kedisiplinan, ketaatan pada ajaran agama yang melarang melakukan korupsi atau tindakan yang bisa menjadi kebiasaan orang melakukan korupsi.
  3. Tokoh utamanya adalah anak-anak (usia 6-15 tahun).
  4. Menggunakan bahasa yang sederhana, lugas, cara bercerita yang mengalir, pesan yang disampaikan mudah dipahami anak-anak.
  5. Tidak menggunakan bahasa-bahasa vulgar, asusila, SARA dan kata-kata yang tidak pantas dibaca anak-anak.
  6. Panitia bisa menganulir naskah yang tidak sesuai dengan kriteria cerita yang kami inginkan di atas.

Syarat Penulisan:
  1. Terbuka untuk umum dan Writing Revolution, gratis.
  2. Maksimal mengirimkan 2 tulisan.
  3. Panjang tulisan 3-5 hlm, spasi 2, New Time Roman font 12, margin 3 cm atau 1,18 inchi semua sisi.
  4. Naskah dikirimkan dalam format LAMPIRKAN FILE (Attach File) ke email:antologi_wr@yahoo.co.id
  5. Tulis judul email: Lomba Cerita Anak
  6. Diharapkan mempublikasikan informasi lomba ini di note FB (minimal tag 30 teman) atau Blog.

Hadiah:
  • Juara I: Uang tunai Rp 300.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).
  • Juara II: Uang tunai Rp 200.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).
  • Juara III: Uang tunai Rp 100.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).
  • 3 Juara Harapan mendapat beasiswa Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO) Writing Revolution (ditambah 1 buku bukti terbit + e-sertifikat).
  • Setiap nominator mendapatkan buku 1 bukti terbit + e-sertifikat.

Sistem Penerbitan Buku:
  • 15 tulisan terpilih sebagai nominator akan dibukukan, cetak nasional, masuk Gramedia, Togamas, Gunung Agung, dll.
  • Setiap kontributor mendapatkan royalti dan buku bukti terbit.
  • Buku diterbitkan Oktober

Sponsor:
  • Penerbit Writing Revolution (WritingRevo Publishing).
  • Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO), info lebih lengkap silakan klik: http://writing-revolution.blogspot.com/

Pengumuman: 15 September 2012

Kontak Panitia:
Telp. 0274-8593096
Hotline. 085763208009
E-Mail: antologi_wr@yahoo.co.id

Selanjutnya »

Rabu, 06 Juni 2012

Ulang Tahun dan Umur



Mungkin diantara kita sebentar lagi ada yang mau ulang tahun. Apa yang akan dilakukan, dimana? Pertanyaan ini sering kita dengar di tengah-tengah masyarakat sekarang, baik di desa apalagi di kota. Baik itu orang islam maupun non muslim.

Kebiasaan merayakan hari kelahiran seakan sudah lumrah dilakukan. Misalnya dengan mengadakan pesta kecil-kecilan, dengan memotong kue, menyalakan lilin, dan sebagainya yang di adakan pas di hari ketika tanggal dimana kita dilahirkan.

Saya sendiri pernah menghadiri pesta ulang tahun seorang kawan. Acaranya sederhana saja. kita berkumpul dalam suatu rumah kos. Lalu seseorang diantara kita membacakan susunan acara. Satu persatu-satu tampil kedepan sesuai dengan skenario acara. Ada yang berbalas pantun, membacakan puisi dan lain sebagainya. Di penghujung acara tampillah sang bintang (yang ulang tahun) kedepan. Kebetulan pacarnya juga hadir, jadi ia ikut tampil ke depan setelah di teriakan para tamu.

Pada acara puncaknya inilah sesuatu banget. Pertama saling suapian kue, lalu ada yang nyuruh cipiki-cipika. Wah ini kan sudah mulai melenceng. Adegan ini kan seharusnya bukan didepan umum. Walaupun yang hadir rata-rata adalah yang sudah saling kenal semua. Saya sendiri datang karena penasaran seperti apa pesta acara ulang tahun. Maklum wong deso jadi tidak pernah merayakan ulang tahun. Karena penasaranlah saya hadir di tempat kawan yang ulang tadi. Setelah acara, kami makan bersama, lalu para tamu mengucapkan selamat ulang tahun, semoga tercapai cita-citanya, panjang umur.

Pada saat itu tidak ada perasaan apa-apa yang terlontar dalam benak pikiran saya. Saya hanya menikmati acaranya dan berkata dalam hati “Begini to yang namanya acara ulang tahun kelahiran”.

Seiring berjalan waktu, umur saya pun bertambah, dan sedikit banyaknya pengalaman hiduppun bertambah. Dari pengalaman hidup ini sebenarnya kita bisa mengambil suatu pelajaran. Dapat menimbang mana yang baik dan mana yang buruk. Mana yang sesuai dengan agama dan mana yang tidak sesuai dengan agama.

Begitupun dengan umur yang diberikan oleh Sang Maha Pemberi Umur. Bukankah umur kita berkurang dari tahun ke tahun? Misalkan kita diberi umur 60 tahun, kalau kita sudah menjalani hidup sebanyak 30 tahun bukankah sisa umur kita tinggal 30 tahun lagi?. Kita tidak pernah tahu berapa lama kita dibolehkan oleh sang Maha Pencipta untuk mengarungi dunianya ini bersama umur yang ada pada kita.

Setiap kita mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap umur yang kita pergunakan di dunia. Sebab apa yang kita lakukan di dunia akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak.

Alangkah lebih baiknya kita koreksi diri mengenai umur yang telah kita pergunakan. Misalkan tahun kemarin kita menggunakan umur kita kepada hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Tahun kemarin kita sering berbuat salah, misalnya sering mabuk-mabukan, hura-hura tak menentu, atau kita sering melawan orang tua.

Untuk tahun ini dan tahun akan datang, jadikanlah momentum ulang tahun kita sebagai tonggak agar umur yang kita gunakan lebih bermakna, contoh kalau sering melawan orang tua, minta maaflah pada orang tua kita, agar umur yang kita gunakan jadi lebih baik dari hari ke hari.

Dalam hal ini penulis bukanlah orang alim yang terhindar dari dosa. Penulis bukanlah orang baik-baik, tapi berusaha untuk baik. Penulis sengaja menulis ini sekaligus untuk pembelajaran buat penulis sendiri. Mudah-mudahan dengan adanya tulisan ini mengingatkan selalu penulis akan makna pemakaian umur yang sesungguhnya.

Merenung sejenak di hari ketika kita dilahirkan, di malam ketika pergantian tanggal, malam sunyi yang hening. Mengenang kisah perjalanan waktu yang kita pakai selama setahun, atau  tahun-tahun sebelumnya, baik itu yang baik maupun yang jelek. Telusurilah dosa-dosa yang telah diperbuat, kemudian ambil pelajaran darinya.

Lakukanlah shalat sunat dua rakaat, mengadulah kepada Tuhan Sang Maha Khalik semua keinginanmu, ceritakan kepada-Nya tentang dirimu, apa yang sedang terjadi pada dirimu, resapilah apa yang engkau rasakan saat berbicara dengan Tuhan Allah Sang Maha Pemurah dan Penyayang.

Lakukanlah dengan sungguh-sungguh, dan ingatlah dalam surat ADZ DZAARIYAAT (51) ayat 56, Allah SWT berfirman :

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”.


Demikian, semoga bermanfaat 
Selanjutnya »

Senin, 04 Juni 2012

Mengembalikan Barang Temuan



Kisah di bawah ini adalah kisah nyata yang penulis ceritakan kembali berdasarkan penuturan langsung dari orang yang mengalami kejadian ini. Nama dan tempat sengaja penulis samarkan, karena kisah ini penulis tulis tanpa persetujuan yang bersangkutan.

Penulis tertarik dengan kisah tersebut karena ada pelajaran berharga didalamnya. Pelajaran tentang keikhlasan dan kejujuran, hal berharga yang sudah mulai dilupakan orang di zaman sekarang.
 
Namanya Pak T, demikian  penulis memanggilnya. Pak T adalah seorang arsitek sekaligus pengajar di salah satu perguruan tinggi  teknik dan desain ternama di Kota B.

 Yang ingin penulis ceritakan ini adalah pengalaman pribadinya.

+++++++++++++++++++++++

Pada bulan Mei yang lalu Pak T mengadakan perjalanan dari Kota B ke Kota P, tempat ia sedang melaksanakan tugasnya untuk mengawasi pekerjaan rumah hasil desainnya. Oleh karena tidak ada penerbangan langsung dari Kota B ke Kota P, maka pesawat yang ditumpangi Pak T harus transit di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta.

Sebelum berangkat rupanya Pak T ingin buang air kecil. Kemudian dia pergi kekamar kecil. Setelah selesai ia keluar namun tiba-tiba matanya menangkap sesuatu. Ia menemukan sebuah HP Samsung Galaxy Tab 7,7. Wow tentunya HP yang mahal, siapa yang buang-buang HP seenaknya pikir Pak T. Tapi  karena ini bukan miliknya, Pak T berniat hendak mengembalikan HP tersebut. Tetapi ia tidak tahu harus mengembalikan kemana dan kepada siapa. Terniat olehnya untuk mengembalikan ke Security bandara, tapi niat itu ia urungkan karena ia harus segera naik pesawat.  Akhirnya dibawanya HP itu ke kota P tempat ia sedang bertugas.

Di kota P, Pak T hanya menyimpan barang temuannya mengingat HP tersebut mati karena low baterai dan untuk mengecasnya pun ia tidak memiliki alatnya.

Setelah seminggu, ia kembali ke kota asalnya, kota B. Pak T langsung mengecas HP tersebut. Setelah di cas, Pak T sedikit membuka menu-menu yang ada dalam HP tersebut. 

“Wah ini HP yang hebat”, begitu batinnya berucap. 

Hatinya mulai di tumbuhi rasa ragu-ragu antara mengembalikan atau tidak. Malam hari ia bermimpi.  Pak T didatangi seorang perempuan yang mengatakan bahwa dialah pemilik HP tersebut. Pak T terkejut dan terbangun dari tidur. 

“Aneh, kok datang mimpi kepada saya?”, ucapnya dalam hati.

Keesokan harinya Pak T menghubungi salah satu nomor yang ada di HP tersebut.
“Nggak usah aja HPnya dikembalikan, yang penting data-data yang ada di dalam HP saya anda kembalikan”, begitu suara yang didengar Pak T sebelum ia sempat berbicara.

Pak T  terkejut. Tidak menyangka akan mendengarkan kalimat seperti itu.

“Menjawab salam nggak, selamat siang kek, selamat sore, atau ini siapa ya!. Malah dengan suara yang keras berkata dengan tidak sopan”, gumam Pak T dalam hati. Tetapi Pak T tetap sabar.  

Dengan tenang Pak T menjawab “Ibu, saya orang baik-baik, saya bermaksud mengembalikan HP Ibu”.

Mendengar kata-kata yang penuh kelembutan, barulah suara Ibu tadi melunak.
“O ya, maaf, kalau saya salah omong”. “Nggak apa-apa, biasa saja Bu”, jawab Pak T.

Dalam hati Pak T berpikir, apa benar orang ini yang punya HP, atau malah ia menelpon ke orang yang salah. Berpikir demikian, Pak T mengajukan pertanyaan seputar HP.

“Apa merek HP ibu? “Apa warnanya?”

Di jawab oleh Ibu tadi.

“Merek HP saya Samsung Galaxy Tab 7,7, warna biru, saya beli dengan harga Rp. 7.500.000”. Waktu kejadian suami saya yang memakai HP saya, waktu di bandara Soekarno-Hatta, ia ke kamar kecil, ternyata tertinggal disana”.      

Demikianlah, sebagian dari percakapan antara yang punya HP dan Pak T. Singkat cerita, akhirnya Pak T mengembalikan HP tersebut dengan cara mengirimkannya melalui jasa pengiriman paket, dan Ibu tersebut memberi uang Rp. 500.000 kepada Pak T sebagai balas jasa.

Dari kisah nyata ini, kesimpulan berharga yang dapat penulis dapatkan adalah :

1.               1.

2.    

3.    
4.    
Kalau kita menemukan sesuatu, apapun bentuk barangnya kembalikanlah pada yang punya
Pupuklah selalu rasa ikhlas, rasa ikhlas akan menimbulkan rasa tenang dalam menjalani hidup
Berkatalah selalu jujur. Jujur adalah salah satu sifat dari Nabi Muhammad SAW.
Belajarlah mengendalikan amarah

Bagi anda yang penasaran dengan HP Samsung Galaxy Tab 7,7 klik disini 

Demikian, semoga bermanfaat. 
Selanjutnya »

Jumat, 25 Mei 2012

Remisi 5 Tahun Untuk Corby



Tahun 2004, Schapelle Corby, warga negara Australia dinyatakan bersalah dan di hukum penjara selama 20 tahun di LP Kerobokan, Bali. Corby di hukum karena kedapatan membawa 4,1 Kg ganja. Corby, 34 tahun adalah mantan model pakaian dalam di Australia.  

Seiring berjalannya waktu, remisi demi remisi diterima oleh Corby dan puncaknya adalah pada tahun 2012. Dimana pada tanggal 15 Mei 2102, Pengadilan Negeri Denpasar telah menerima informasi resmi bahwa Presiden Susilo Bambang Yudoyono mengabulkan permohonan remisi 5 tahun untuk Corby.  

Pemberian remisi 5 tahun oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono inilah yang menuai kontroversi, ditambah kutipan Kemenkumham yang mengatakan “Kasus narkotika yang menjerat Corby hanyalah kasus kepemilikan ganja bukan heroin”.

Tentu kita semua bertanya-tanya apa maksud dibalik semua ini? Ironis memang, ditengah kita gencar-gencarnya memberangus kejahatan di bidang narkoba, malah petinggi di negeri ini menyepelekannya.


Kalau alasannya untuk memberi keringanan kepada warga negara kita yang melakukan kesalahan  di luar negeri, apakah tidak baik sebaliknya. Maksudnya, andai warga negara kita memang melakukan kesalahan di luar negeri dan setelah kita perjuangkan dengan semaksimal mungkin dan segala  kemampuan yang ada telah dikerahkan untuk bisa meringankan hukuman mereka tetapi mereka (pihak luar negeri) tidak berkenan dan tetap menegakkan hukum mereka harus dan terpaksa kita terima walau dengan berat hati. 


Begitupun dengan warga mereka (pihak luar negeri) yang mendapat hukuman di negara kita, harus menghargai hukum yang berlaku di negara ini. Apapun itu bentuk kejahatan mereka kita harus menegakkan keadilan di negeri ini tidak boleh ada intimidasi dan diskriminasi. Karena ini adalah kejahatan yang bisa merembes kepada generasi kita. Inilah yang harus dipertimbangkan oleh para petinggi negeri ini.  Negeri ini diperuntukkan adalah untuk generasi berikutnya bukan hanya untuk generasi sekarang atau generasi lainnya. Kalau ini bisa dijalankan dengan baik, maka dengan sendirinya warga negara asing akan menghargai hukum kita dengan kesadaran mereka. Artinya lagi kita saling menghargai hukum masing-masing negara, yang salah tetap di hukum dan yang benar dibebaskan dari segala tuntutan. 

Bukan sebaliknya. Kalau kita simak dengan seksama kata-kata Kemenkumham, Amir Syamsuddin, dapat diambil kesimpulan bahwa Indonesia tidak serius dalam memberantas narkotika dan obat-obatan terlarang. Karena ada diskriminatif di sini. Untuk sabu, heroin dll baru hukum ditegakkan tapi untuk kasus ganja ada pertimbangan lain. Kalau ini dibiarkan saja bisa-bisa masalah pemakaian ganja di Indonesia menjadi biasa saja. semua orang boleh memakai ganja, karena Kemenkumham membolehkan. Jangan sampai generasi kita beranggapan demikian.  

Padahal semua orang tahu bahwa ganja atau mariyuana adalah salah satu jenis narkotika. Narkotika apapun jenisnya adalah sesuatu dimana kandungan zatnya dapat merusak kesehatan manusia. Jelas setiap yang masuk ke dalam kelompok ini harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku, bukan mengatakan ini hanyalah kasus ganja.

Entah disengaja atau karena salah omong, seharusnya orang seperti Bapak Kemenkumham berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu didepan publik atau masyarakat. Kalau tidak ada yang akan disampaikan lebih baik diam. Bukankah itu anjuran nabi Muhammad SAW.

Demikian, semoga bermanfaat!









Selanjutnya »

Selasa, 08 Mei 2012

Sungguh Elok Negeriku


Gemericik air terdengar lirih
Angin berhembus sepoi dari puncak bukit
menuruni lembah menambah sejuk suasana pagi
embun di dedaunan bergoyang
seakan mengucapkan selamat pagi pada semua

matahari mengintip di celah kabut
di bawah pancuran anak-anak mandi sambil tertawa riang
segerombolan burung bernyanyi riang
suasana yang indah
dikampung yang damai

Merapi dan Singgalang selalu menjaga
berdiri gagah, tegar dan sangat mempesona
ditaburi awan di puncaknya bagai mahkota para raja
sungguh elok negeriku

Hamparan sawah di kiri kanan jalan
sungai mengalir dengan tenang
anak-anak berlarian ke sekolah
senyum ramah penduduk kala menyapa
sungguh elok negeriku
aku rindu ..............

Imajinasi Pagi, 8 Mei' 2012



Selanjutnya »

Sabtu, 07 April 2012

Teh Telur - Kuliner Sumbar



Sudah lama nggak nulis di blog, jadi kangen. Kali ini saya akan membuat suatu postingan tentang minuman yaitu Teh Telur. Teh Telur atau Teh Talua adalah minuman khas Sumatera Barat.

Orang Sumatera Barat meyakini Teh Talua adalah salah satu minuman yang berkhasiat untuk memulihkan tenaga. Maka tak heran, kalau anda pernah ke Sumatera Barat, mulai kedai kopi,  sampai restoran masakan Padang baik di kota apalagi di desanya, selalu ada menu Teh Talua ini. Lalu bagaimana cara membuatnya? Seperti di bawah ini :  




1.
2.
3.

4.
5.

6.

Bahan :

Satu butir telur ayam kampung atau telur itik, ambil kuningnya saja
Air panas secukupnya
Teh bubuk (jangan teh celup) secukupnya (biasanya 3 sendok makan/menurut selera masing-masing, semakin banyak tehnya semakin kental)
Gula pasir 3 sendok makan
Jeruk nipis yang di belah (untuk menghilangkan bau amis telur dan menambah rasa segar)
Bisa ditambah vanila, susu kental atau madu.



1.

2.
3.
4.  
Alat :

Pengocok telur, sendok juga bisa (bagus sendok yang kecil, bukan sendok makan), atau lidi, kira-kira 7 atau 9 buah (panjang lebih kurang 15 cm) 
Gelas untuk telur
Saringan Teh.
Wadah untuk teh, biasanya gelas



1.
2.
3.


4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
Cara Membuat :

Masukkan kuning telur kedalam gelas
Tambah gula pasir
Kocok dengan alat pengocok telur, sampai kental, biasanya sudah mulai mengeras atau warnanya sudah agak keputihan, seperti kentalnya kue tar di dalam mixer
Masukkan teh ke dalam gelas, siram dengan air panas.
Diamkan beberapa saat
Letakkan saringan teh diatas gelas yang berisi telur yang telah dikocok tadi
Tuangkan air teh yang sudah disiram air panas ke dalamnya
Setelah air panas dimasukkan, airnya akan membuih, seperti soda coke
Hati-hati menuangkan airnya, karena bisa-bisa buihnya meluap keluar gelas
Bisa ditambah dengan satu irisan jeruk nipis yang diperas airnya
Selesai, silahkan menikmati teh telur (teh talua) hasil racikan anda. Mantap

Demikian, semoga bermanfaat

Selanjutnya »

Kamis, 23 Februari 2012

Biografi Drs. H. Damsuar, MM. DT. Bandaro Putih



Drs.H.Damsuar,MM DT.Bandaro Putiah lahir di Pariaman, 1 Maret 1961 dari pasangan Sarinam (83 tahun) dan Tk. Saleh (Alm). Negeri asalnya Ampalu, Nagari Lareh Nan Panjang Kecamatan VII Koto Sungai Sarik. Istrinya bernama Dra. Hj. Deswarti. Deswarti lahir di Padang, 2 Januari 1964. Sarjana IKIP Padang ini berasal dari Paguah Kurai Taji Kecamatan Nan Sabaris dan dia adalah seorang Guru SMP Semen Padang. Dari perkawinannya mereka memiliki anak 1). K. ATTA JAEBA   (L)   Mahasiswa Unand, 2). AULIA F. FARABI (L)   Pelajar SMU 10 Padang, dan 3). YUFAZ AIDI MAHESA (L) Pelajar SD Kartika Padang.   

Riwayat pendidikan
1
SDN    No. 2  Ampalu, tamat 1974
2
SMPN  No. 3  Pariaman, tamat 1977
3
SMAN  No. 1  Pariamam, tamat 1981
4
APDN Bukittinggi, tamat 1985
5
IIP Jakarta, tamat 1989
6
UNP Padang, tamat  2005

Riwayat Organisasi
1
Wakil Ketua LKAM Kabupaten Padang Pariaman
2
Ketua Majelis Pemuda Padang Pariaman
3
Ketua KNPI Padang Pariaman
4
Ketua OKP Gema MKGR Padang Pariaman
5
Ketua KAN Nagari Lareh Nan Panjang 
6
Ketua Pengurus Masjid, surau, Mushalla
7
Ketua Majelis Urang Ampek Jinih Padang Pariaman
8

Riwayat Pekerjaan
1
Asisten Ekbang Kesra Pemda Pd Pariaman
2
Kepala Bapeda Kab. Padang Pariaman
3
Kakan Pasar & Perpakiran Pd.   Pariaman
4
Kepala Kantor Sospol Pd. Pariaman 
5
Camat 2 X 11 Enam Lingkung
6
Kepala Bagian Humas Pd. Pariaman
7
Sespri Bupati Pd. Pariaman
8
Kasubag Analisa & Informasi Biro Humas Sumbar
9
Kasubag Tata Usaha Biro Humas Sumbar
10
Staf Administrasi Pengajaran Diklat Wil 1 Bukittinggi
11
Staf Adm Pengajaran APDN Bukittinggi

Penghargaan
1996
Peringkat pertama Camat Berprestasi Tingkat Propinsi, Sumatera Barat 

Pustaka :
Selanjutnya »

Biografi Drs. Ali Mukhni



Drs. Ali Mukhni lahir di Kampung Pauh, Kampung Dalam pada tanggal 16 September 1956. Pendidikan terakhir Srtata Satu (S1).

Riwayat Pendidikan
1970
SD Negeri Kampung Pauh
1973
SMP Negeri Kampung Dalam
1977
STM Pariaman
1980
Diploma dan Akta III Pendidikan Olahraga - Padang
1986
Sarjana Pendidikan Olahrag- Padang

Riwayat Pangkat/Jabatan
1988
Penata Muda, III/a
1992
Penata Muda Tk. I, III/b
1996
Penata, III/c
2005
Penata Tk. I, III/d

Riwayat Pekerjaan
1988
Diangkat menjadi CPNS pada STM Negeri Bengkulu
1989
PNS pada STM Negeri Bengkulu 
1995
Pengajar di SMU Negeri 10 Padang 
2000
Pengajar di SMU N 1 V Koto Kampung Dalam 
2005-2010
Wakil Bupati Padang Pariaman
2010-2015
Bupati Padang Pariaman

Pendidikan/Pelatihan Kedinasan Dalam/Luar Negeri
2005
Pelatihan E-Government di Tokyo Jepang
2007
Diklat DEPDAGRI di Jogja Jawa Tengah

Kongres, Seminar Dan Lokakarya Yang Pernah Diikuti
2006
Seminar Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Indonesia yang di selenggarakan di Bengkulu
2008
Seminar Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Indonesia yang di selenggarakan di Makassar
2008
Seminar Masalah KPK yang diselenggarakan di Jakarta

Seminar Masalah BNK yang diselenggarakan di Jakarta

Pengalaman Luar Negeri
2006
Kunjungan ke China dalam rangka pertandingan Sepak Takraw se-Dunia
2006
Kunjungan ke Hongkong dalam rangka pertandingan Sepak Takraw se-Dunia
2009
Kunjungan ke Vietnam dalam Rangka Studi Banding Pendidikan

Pengalaman Organisasi
1987
Komisi Teknik PERTINA Propinsi Bengkulu 
1988
Komisi Teknik PJSI Propinsi Bengkulu
1988
Pelatih PS Bengkulu
1988
Pengurus IKM (Ikatan Keluarga Minang) Propinsi Bengkulu 
1990
Ketua II PERSEPAR Pariaman
2005
Ketua Umum Pengurus PERSETASI Propinsi Sumatera Barat

Pustaka : 
Selanjutnya »